Tampilkan postingan dengan label jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jokowi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 September 2016

Presiden dan Wapres Berkurban di Masjid Istiqlal

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat mulai kebanjiran hewan kurban.
" Hewan kurban dari Presiden dan Wakil Presiden baru hari ini tiba"

Salah satunya hewan kurban sumbangan dari Presiden RI, Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla.

"Hewan kurban dari presiden dan wakil presiden baru hari ini tiba pukul 10.00 dan sudah diserahterimakan kepada kami," kata Abu Hurairah Abdul Salam, Sekretaris Panitia Kurban Masjid Istiqlal, Minggu (11/9).

Abu menyampaikan, sapi kurban yang disumbangkan Presiden RI memiliki berat 1,5 ton. Sementara sapi kurban dari Wakil Presiden berbobot 1,3 ton. Sapi tersebut berasal dari Tuban, Jawa Timur dengan usia sembilan tahun.

"Rencananya masyarakat Turki juga akan menyumbang tujuh ekor sapi. Kita juga akan beli lima ekor sapi dari uang hasil sumbangan jemaah," lanjutnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah menerima 10 ekor sapi dan lima ekor kambing kurban dari berbagai elemen masyarakat. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah hingga malam nanti.

Jumat, 13 Maret 2015

Jokowi Kembali Sambangi Balaikota, Untuk Pemeriksaan Gigi

Presiden Joko Widodo kembali menyambangi kantor Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.



                                                "Seperti biasa, mau pemeriksaan gigi rutin "


Menumpang mobil kepresidenan, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam, tiba di Balaikota sekitar pukul 16.45 dan langsung disambut Basuki Tjahaja Purnama beserta jajaran.
Usai berbincang ‎sebentar dengan Ahok, mantan Gubernur DKI tersebut langsung menuju ke Pusat Pelayanan Kesehatan (Pusyankes) yang terletak di lantai tiga Gedung Blok F,  Balaikota untuk memeriksa gigi.

‎Menurut Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta, M Mawardi menuturkan, kedatangan Presiden RI kali ini terbilang mendadak karena pihaknya baru mendapatkan kabar pukul 14.30.
"Kami dapat kabarnya sekitar pukul 14.30. Bagi Pak Jokowi mungkin sudah terjadwal. Tapi, buat kami mendadak," katanya, Jumat (13/3).

‎Ia menyampaikan, agenda kedatangan mantan Gubernur DKI ini masih sama seperti sebelumnya, yakni melakukan pemeriksaan gigi secara rutin di Pusyankes Balaikota.
"Seperti biasa, mau pemeriksaan gigi rutin," katanya singkat.

Kamis, 20 November 2014

80 Ton Sampah Diangkut dari Kali Ciliwung

Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke Kali Ciliwung ternyata masih sangat rendah. Buktinya pasca banjir kiriman dari Bogor dan Depok, Kamis (20/11), tidak hanya membuat sejumlah kawasan tergenang, namun juga mengakibatkan tumpukan sampah yang beratnya mencapai puluhan ton.

" Warga masih membuang sampah ke kali. Kalau banjir ya seperti ini, sampahnya sampai 80 ton yang kami angkat "
Salah satu lokasi tumpukan sampah akibat banjir kiriman terlihat di kolong Jembatan Rawa Jati, Kalibata, Jakarta Selatan. Dari lokasi ini Dinas Kebersihan DKI Jakarta berhasil mengangkat sampat seberat 80 ton. Sampah yang terbawa aliran air kali itu antara lain berupa kayu, bambu, kardus, gabus dan plastik.


"Warga masih membuang sampah ke kali. Kalau banjir ya seperti ini, sampahnya sampai 80 ton yang kami angkat," kata Mumung Mulyana, Kepala Satuan Unit Pelaksana Teknis Tata Kelola Air Dinas Kebersihan DKI.

Mumung menjelaskan, akibat tumpukan sampah di kolong jembatan yang menghubungkan Cililitan, Jakarta Timur dengan Kalibata, Jakarta Selatan itu membuat arus Kali Ciliwung menjadi tersendat. Jika sampah tidak segera dibersihkan, dipastikan akan meluap ke pemukiman warga.

Dalam pembersihan sampah di Jembatan Rawa Jati itu, kata Mumung, pihaknya mengerahkan dua eskavator dan delapan unit truk serta 80 petugas kebersihan. Selanjutnya puluhan ton sampah itu dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Kota Bekasi.

Menurut Mumung, kendala yang ditemui saat mengangkat sampah adalah belum dibongkarnya Jembatan Kalibata lama. Sehingga banyak sampah yang tersangkut di tiang besi penyangga jembatan itu. "Kita harapkan pembongkaran Jembatan Kalibata bisa dipercepat, karena banyak sampah yang tersangkut tiang sehingga air meluap," tandasnya.

Rabu, 19 November 2014

Gubernur, Ahok Langsung Ngebut Kerja

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (19/11) siang. Usai dilantik, Ahok yang baru tiba di Balaikota dengan seragam kebesaran kepala daerah warna putih-putih langsung melakukan tugas-tugasnya sebagai gubernur.

" Ini tadi sudah mulai kerja, tanda tangan di sini"
Tugas pertama yang dilakukannya adalah menggelar rapat di ruang rapim dengan sejumlah pejabat DKI. Selain rapat, sejumlah dokumen juga sudah menunggu untuk ditandatanganinya.

“Ini tadi sudah mulai kerja, tanda tangan di sini,” tutur mantan anggota Komisi II DPR ini seraya menunjukkan sejumlah berkas disposisi undangan yang sudah ditandatangani, Rabu (19/11).

Meskipun agendanya hari ini cukup padat, Ahok juga masih menyempatkan diri menerima ucapan selamat dari sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang terlihat berbaris di ruang Balairung. Sebagai gubernur, Ahok akan bekerja di ruang yang sebelumnya ditempati oleh Jokowi. Ruangan yang berada di lantai 1 tersebut, terlihat lebih kecil dibandingkan dengan ruangan wagub.

“Ini kursinya Pak Jokowi. Lebih enak saja. Kursinya dari zaman Pak Sutiyoso, sudah bulukan pas zaman Pak Jokowi. Nah, saya bilang sama Bagian Umum, lagi ada duit enggak? Kalau ada ganti dong lapisnya jadi yang baru. Nah, ini ganti kulit saja,” tuturnya.

Namun, Basuki mengaku, ruang kerja Gubernur DKI memiliki sejumlah kekurangan dibanding ruang kerjanya yang terletak di lantai 2 Balaikota.

"Lebih sempit. Dan di atas bisa lihat Monas. Kalau di sini ini view-nya kurang enak. Tapi suka enggak suka, ya ruangannya ya harus yang ini,” 

Senin, 17 November 2014

Presiden Joko Widodo akan lantik Ahok

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta baru saja menggelar Rapat Paripurna istimewa penetapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo yang kini menjadi Presiden. Meski sejumlah anggota dewan dari Koalisi Merah Putih (KMP) enggan melantik Ahok, juga tidak akan menghalangi pelantikannya sebagai gubernur. Sebab, sesuai dengan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan kepala daerah, khususnya pasal 163 gubernur akan dilantik oleh Presiden.

    " Pelantikannya kalau di Perppu dilakukan oleh Presiden lokasinya di ibu kota negara. tapi tergantung juga availability of the president"

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan mengatakan, berdasarkan dengan Perppu semua gubernur akan dilantik oleh Presiden di ibu kota. Namun, aturan tersebut tetap disesuaikan dengan jadwal Presiden. Jika Presiden berhalangan, maka bisa digantikan oleh wakilnya atau Menteri Dalam Negeri (Mendagri).



"Pelantikannya kalau di Perppu dilakukan oleh Presiden lokasinya di ibu kota negara. tapi tergantung juga availability of the president," kata Djohermansyah, Jumat (14/11).

Saat ini pihaknya masih menunggu surat usulan dari DPRD untuk pelantikan Basuki. Namun, dirinya sanksi jika pelantikan bisa digelar pada 18 November mendatang. Karena masih harus melalui proses administrasi terlebih dahulu, yakni penerbitan Keputusan Presiden.

"Kami menunggu surat pimpinan mengusulkan Pak Ahok sebagai gubernur sisa kepemimpinan 2012-2017 melalui Menteri Dalam Negeri. Kalau sudah datang segera kita proses mengirimkan ke Presiden," ucapnya.

Nantinya dalam Kepres yang dikeluarkan tertulis penetapan wakil gubernur diangkat menjadi gubernur dan diberhentikan dari posisi Wakil Gubernur.

Djohermansyah mengatakan Rapat Paripurna istimewa yang diadakan oleh DPRD kali ini tetap sah meski tidak kuorum. Sebab, dalam Rapat Paripurna tidak mengambil keputusan. "Sudah diumumkan pimpinan DPRD walaupun tidak dihadiri sebagian anggota Koalisi Merah Putih. Tetap sah karena paripurna bukan pengambilan keputusan,"

Minggu, 22 Juni 2014

Jokowi Presiden, Anak Ali Sadikin Jadi Gubernur DKI



Jokowi Presiden, Anak Ali Sadikin Jadi Gubernur DKI


Pemilihan presiden (Pilpres) 2014 akan berpengaruh terhadap konstelasi politik di ibu kota. Perubahan formasi kepemimpinan di Pemprov DKI Jakarta akan terjadi.

" Kelak Jokowi terpilih sebagai Presiden RI ke-7, wakil gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok secara konstitusi akan naik menjadi gubernur DKI menggantikan Jokowi"
Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR) Sugiyanto menganalisis, Pilpres tahun 2014 ini akan berdampak kepada kepemimpinan di Pemprov DKI Jakarta.

"Kelak Jokowi terpilih sebagai Presiden RI ke-7, wakil gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok secara konstitusi akan naik menjadi gubernur DKI menggantikan Jokowi," ujarnya, Minggu (22/6).

Naiknya Ahok sebagai gubernur dari partai Gerindra, kata pria yang akrab disapa SGY ini, membuat kursi wakil gubernur akan diisi oleh kader PDI Perjuangan. "Secara kepantasan politik, PDI Perjuangan yang merupakan juara Pileg 2014 lalu, lebih pas mengisi posisi gubernur. Karena kemungkinan besar Ahok ditarik menjadi menteri di Kabinet Jokowi-JK," katanya.

Dari sejumlah figur di DPD PDI Perjuangan DKI yang layak dan pantas menduduki kursi gubernur DKI adalah Ketua DPD PDIP DKI, Boy Bernadi Sadikin. "Sebagai putera sulung mantan gubernur DKI Ali Sadikin, Boy sangat layak dan pantas menjadi gubernur DKI, dan wagubnya dari kader Gerindra," tegasnya.

Sementara itu, Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan, selama ini kemacetan dan banjir di Jakarta yang terjadi tidak terlepas dari kurangnya perhatian pemerintah pusat. Untuk itu, jika Jokowi terpilih menjadi presiden, permasalahan tersebut akan lebih mudah ditangani.

“Kelak Jokowi menjadi presiden kewenangan akan lebih mudah. Dia bisa memerintahkan Kementerian PU dan wilayah penyangga DKI untuk membantu penangan banjir dan kemacetan yang sudah menahun ini,” katanya.

Dikatakannya, selama ini kewenangan Jokowi saat memimpin Jakarta sangat terbatas. Dengan Jokowi menjadi presiden sudah dipastikan banjir dan macet akan lebih mudah diatasi.

“Gampang kok tinggal cari menteri yang mau bekerja. Anggaran penanganan juga bisa dipercepat. Waduk Ciawi, Cisadane, tidak bisa ditunda lagi dan akan mudah direalisasikan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan latar belakang Jokowi yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI sudah dipastikan Jokowi lebih memahami permasalahan yang ada di DKI saat ini.

“Jokowi presiden, masterplain banjir dan kemacetan Jakarta akan mudah dijalankan,”


Sumber: berita jakarta

Selasa, 17 Juni 2014

DKI Jadikan Taman Berkonsep Ekonomi Kreatif

 DKI Jadikan Taman Berkonsep Ekonomi Kreatif

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama, mengatakan, akan mengembangkan konsep ekonomi kreatif melalui pemutaran film bioskop terbaru maupun film lawas secara rutin di pemukiman warga. Melalui hal itu, diharapkan tumbuh konsep ekonomi kreatif warga.
" Kita ingin di setiap kampung itu diputar film seperti yang dibintangi Bing Slamet, Ateng, Benyamin, Rhoma Irama. Film adalah salah satu produk kreatif"
"Kita ingin di setiap kampung itu diputar film seperti yang dibintangi Bing Slamet, Ateng, Benyamin, Rhoma Irama. Film adalah salah satu produk kreatif," kata Basuki di Balaikota, Selasa (17/6).
Untuk merealisasikan hal tersebut, kata Basuki, Pemprov DKI saat ini sedang mensurvei sejumlah lahan yang tak terpakai di pemukiman warga untuk dibeli dan diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH).
"RTH akan diperuntukkan selain menjadi taman, bisa jadi sarana olahraga dan tempat pemutaran film. Kita kerjasamakan untuk pemutaran film nasional sehingga warga bisa menikmati," ungkapnya.
Namun, lanjut Basuki, konsep ekonomi kreatif tersebut baru dapat terlaksana jika lurah dan camat sudah dapat bertindak layaknya seorang manajer yang mengerti keinginan masyarakat. "Makanya saya pengen lurah camat kayak manajer. Kalau sudah kita dapatkan itu, mereka bisa ngerti masyarakat mau apa," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.
Selain itu, sambung Basuki, pihaknya juga merencanakan mengubah perpustakaan di kampung-kampung DKI dari yang berbasis buku menjadi sistem e-book atau electronic book. "Perpustakaan kita nanti tidak lagi berbasis buku tapi e-book, sebab orang makin banyak baca, menulis dan menggambar akan semakin kreatif," tuturnya.
Namun, tambah Basuki, kesempatan kreatif ini bisa terealisasi apabila DKI memiliki ruang terbuka hijau yang banyak, ada transportasi serta jaringan fiber optik. "Ini yang mau kita ciptakan. Kita ingin Jakarta betul - betul wirelles sehingga kreativitas orang akan naik. Kita pun menyadari orang bisa kreatif kalau dikasih kesempatan,"


sumber:berita jakarta

Minggu, 15 Juni 2014

Eskalator Pasar Blok G Rampung Bulan Puasa

 Eskalator Pasar Blok G Rampung Bulan Puasa

Keinginan para pedagang pakaian Pasar Blok G Tanah Abang akan adanya fasilitas eskalator menuju kios mereka di lantai III segera terwujud. Saat ini, tangga jalan elektrik yang diperuntukan sebagai akses bagi pengunjung di pasar tersebut mulai dibangun dan ditargetkan siap beroperasi pada Juli mendatang. Para pedagang yakin, kehadiran eskalator nantinya dapat menarik pengunjung yang selama ini enggan datang ke kios mereka karena kelelahan menaiki anak tangga.
" Eskalator yang dibangun ada dua unit. Itu difungsikan untuk memudahkan pengunjung naik ke lantai III"
Pantauan beritajakarta.com di lapangan, pembangunan eskalator menuju lantai III Pasar Blok G Tanah Abang mulai dibangun dari lantai dasar. Hal tersebut ditandai dengan pengerjaan dua rangkaian besi pondasi eskalator oleh para pekerja.
Manager Pasar Blok G Tanah Abang, Namen Suhadi, membenarkan jika pembangunan eskalator di pasar yang dikelolanya itu sudah berjalan. Pengerjaan berlangsung dari pagi hingga malam hari. "Eskalator yang dibangun ada dua unit. Itu difungsikan untuk memudahkan pengunjung naik ke lantai III," ujarnya, saat ditemui di lokasi, Minggu (15/6).
Namen mengatakan, berdasarkan keluhan dari pedagang, tidak adanya fasilitas eskalator di Pasar Blok G Tanah Abang membuat para pengunjung enggan berbelanja ke kios mereka. "Karena untuk naik ke lantai II dan III Blok G, pengunjung harus naik anak tangga dari depan pintu," ujarnya.
Sejauh ini, pembangunan rangka eskalator sudah sampai ke lantai III dan masih terus dikerjakan para pekerja. "Fondasi eskalator saya pastikan kuat, walaupun hanya dicor pakai material beton sedalam 24 meter," tambahnya. 
Namem menuturkan, awalnya, rangka eskalator itu akan dibangun memakai tiang pancang beton sebagai pondasi. Namun hal itu urung dilaksanakan karena dikhawatirkan berdampak pada fisik gedung. "Kalau pakai tiang pancang berarti harus ditekan ke dalam tanah pakai alat berat. Kita khawatirkan berdampak ke bagian gedung, makanya kami pakai cor tanah," jelasnya.
Ia mengungkapkan, eskalator ini yang tengah digeber pembangunannya ini ditargetkan dapat mulai beroperasi Juli mendatang. Bersamaan dengan itu, pihaknya akan menambah pasokan listrik ke Blok G Tanah Abang. "Seminggu ini kita sudah koordinasi dengan PLN untuk tambah pasokan listrik," tandasnya.
Pembangunan eskalator ini disambut baik pedagang. Yono (34), salah seorang pedagang pakaian Pasar Blok G Tanah Abang berharap eskalator itu sudah bisa beroperasi saat Ramadhan. ”Saya berharap pembangunannya bisa cepat selesai. Kalau bisa bulan puasa sudah beroperasi karena pengunjung diperkirakan akan ramai untuk berbelanja kebutuhan Lebaran,"


sumber: berita jakarta

Jumat, 13 Juni 2014

Pemindahan Loket Monas untuk Tingkatkan Pengunjung

 Pemindahan Loket Monas untuk Tingkatkan Pengunjung

Keberadaan loket Monas yang selama ini ada di dalam ditengarai menjadi pemicu banyaknya pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan tersebut. Rencana pemidahan loket ke pagar depan dan pengunjung akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp 5.000, tidak membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta khawatir jumlah pengunjung akan menurun. Justru dengan perubahan itu membuat kawasan tersebut menjadi aman dan nyaman sehingga pengunjung pun akan ramai berdatangan.
"Kita harus berpikir positif ya. Monas harus tertib, aman dan nyaman. Jika citra tersebut terbentuk, maka akan meningkat orang yang ke sana "
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, target Monas adalah harus aman, tertib dan nyaman. Jika hal tersebut dapat diciptakan, maka jumlah orang yang datang akan meningkat.
“Kita harus berpikir positif ya. Monas harus tertib, aman dan nyaman. Jika citra tersebut terbentuk, maka akan meningkat orang yang ke sana," kata Arie di Balaikota, Jumat (13/6).
Lebih lanjut, menurut Arie, mensterilkan kawasan Monas dari PKL bukanlah hal yang tidak mungkin. Pasalnya, hal tersebut pernah dilakukan pada saat festival keraton yang digelar di kawasan Monas beberapa waktu lalu.
"Monas pernah steril dari PKL selama 5x24 jam, pada waktu festival keraton dan masyarakat senang. Jika hal tersebut dilakukan secara konsisten, maka Monas akan jauh lebih baik," ucapnya.
Ia menambahkan, agar Monas tetap steril, jangka pendeknya adalah petugas keamanan bukan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan harus mempunyai kriteria tertentu, agar tidak terjadi lagi oknum yang mencari keuntungan.
"Harus ditentukan dulu kriteria dari petugas keamanan dan harus terlatih. Apakah dari tentara atau polisi. Itu soal berikutnya. Tapi, kalau petugas keamanan dari PNS, apakah dari Satpol PP, maka sami mawon," tandasnya.

sumber:berita jakarta

JLNT Akan Berubah Fungsi

 JLNT Akan Berubah Fungsi

Jalan Layang Non Tol (JLNT) yang selama ini digunakan sebagai jalur umum untuk kendaraan pribadi akan diubah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk membenahi transportasi massal di ibu kota, jalur tersebut akan diubah menjadi jalur khusus transportasi massal.
" Beberapa jalan layang non tol diubah jadi khusus untuk bus. Nanti ada sky bridge yang nyambung ke gedung-gedung, supaya nanti orang yang mau naik bus tinggal lewat di situ"
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, pihaknya akan membangun sejumlah jembatan penghubung ke gedung perkantoran yang dekat dengan JLNT.
"Beberapa Jalan Layang Non Tol diubah jadi khusus untuk bus. Nanti ada sky bridge yang nyambung ke gedung-gedung, supaya nanti orang yang mau naik bus tinggal lewat di situ," ujar Basuki di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (13/6).
Dengan perubahan itu, Basuki berharap warga Jakarta mau beralih ke transportasi massal ketimbang membawa kendaraan pribadi untuk kegiatan formal maupun rekreasi bersama keluarga.
"Makanya kita juga mau siapin bus tingkat. Nanti para lansia yang selama ini kesusahan naik Halte Transjakarta tinggal naik itu saja. Karena kan dek-nya rendah. Jadi untuk naik tinggal nunggu di pinggir jalan saja," tuturnya.
Sekadar diketahui, salah satu JLNT di Jakarta yang letaknya di kawasan perkantoran adalah JLNT Casablanca, yang diresmikan penggunaannya pada Januari 2014 lalu. Jalan tersebut menghubungkan kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat, dan Kampung Melayu di Jakarta Timur.


sumeber: berita jakarta

Kamis, 12 Juni 2014

Penderita HIV/AIDS di Jaktim Tertinggi di Ibu Kota

 Penderita HIV/AIDS di Jaktim Tertinggi di Ibu Kota

Penderita HIV/AIDS di DKI Jakarta terus meningkat tiap tahun. Tahun 2013 tercatat ada 24.807 kasus positif HIV dan 6.973 penderita AIDS. Padahal tahun lalu penderita baru berkisar 20 ribu orang. Dari lima wilayah, Jakarta Timur menempati posisi tertinggi dengan 1.416 kasus.  Rinciannya, penderita HIV mencapai 462 dan AIDS sebanyak 954 kasus. Jumlah penyakit HIV/AIDS terbanyak diderita kaum laki-laki dengan jumlah kasus 1.016 orang dan perempuan sebanyak 360 orang.
" Masyarakat Jakarta Timur banyak yang mulai sadar akan bahaya HIV/AIDS sehingga mulai melapor, akibatnya jumlah kasus yang terdeteksi juga lebih banyak"
Sementara rincian penderita HIV/AIDS empat wilayah lainnya yakni, Jakarta Barat yang menempati urutan kedua dengan jumlah 1.177 orang, Jakarta Pusat diurutan selanjutnya dengan kasus 938 orang. Jakarta Utara menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita penyakit mematikan itu berjumlah 863 orang.
Kasus HIV terendah temuan kasus penyakit yang belum ada obatnya itu selama tahun 2013 ditempati wilayah Jakarta Selatan dengan jumlah 819 kasus.
Anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Jakarta Timur, dr Armida menuturkan, faktor penyebab tingginya temuan kasus penyakit HIV/AIDS di daerah yang berbatasan dengan Kota Bekasi itu, karena kesadaran warganya akan penyakit berbahaya tersebut cukup tinggi. 
    
“Masyarakat Jakarta Timur banyak yang mulai sadar akan bahaya HIV/AIDS sehingga mulai melapor, akibatnya jumlah kasus yang terdeteksi juga lebih banyak,”kata Armida, Kamis (12/6).
Selain itu berdasarkan faktor penularan, jumlah tertinggi karena heteroseksual sebanyak 646 orang (HIV 232 dan 414 AIDS) dan akibat narkoba suntik ada 610 orang (HIV 175 dan AIDS 435). Sementara berdasarkan faktor pekerjaan, sebanyak 352 orang tenaga profesional atau karyawan (HIV 124 dan AIDS 228) dan ibu rumah tangga sebanyak 210 orang (HIV 73 dan AIDS 137).
Atas temuan ini, kata Armida, membuat KPA Nasional menjadikan Jakarta Timur tempat pembelajaran (learning site) program penanggulangan HIV/AIDS di DKI Jakarta. Ada dua Puskemas yaitu Puskesmas Kecamatan Ciracas dan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo yang menjadi fokus penelitian.
Armida menambahkan, terpilihnya dua puskesmas tersebut bukan lantaran dua kecamatan tersebut memiliki jumlah kasus terbesar. Namun lebih pada kelengkapan peralatan  dan tersedianya pelayanan yang lebih komprehensif.


sumber: berita jakarta

Rabu, 11 Juni 2014

Panitia PRJ Monas Kewalahan Atasi PKL Liar

Panitia penyelenggara PRJ Monas mengeluhkan maraknya keberadaan pedagang kaki lima (PKL) tidak resmi yang berjualan di areal PRJ Monas. Padahal, kondisi demikian juga menyusahkan pengunjung untuk leluasa berbelanja atau menikmati sajian PRJ Monas.
"Saya tidak tahu mereka izinnya ke mana? "
 Panitia PRJ Monas Kewalahan Atasi PKL Liar

Ketua Panitia PRJ Monas, M Haris Pindratno mengakui banyaknya kekurangan dalam penyelenggaran PRJ Monas yang dibuka pada Selasa (10/6) kemarin. Persiapan kegiatan yang sangat singkat membuat pelaksanaan terlihat tidak optimal. Salah satunya yakni banyaknya PKL liar yang memaksa masuk ke kawasan Monas sehingga bercampur dengan pedagang resmi yang telah diseleksi panitia sebelumnya.
Dikatakan Haris, pedagang resmi yang menjadi berjualan di PRJ Monas berada di dalam tenda warna putih yang telah disediakan. Jumlahnya mencapai 2.780 pedagang. Sementara PKL yang menggelar daganggannya di taman dan tempat pejalanan kaki adalah yang tidak resmi. "Saya tidak tahu mereka izinnya ke mana?," ujar Haris, Rabu (11/6).

Melihat hal tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol PP, Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. "Kami masih terus evaluasi. Semoga sampai selesai berjalan tertib," katanya.
Pantauan beritajakarta.com, PKL tidak resmi menjajakan barang dagangannya di atas taman maupun akses pejalan kaki. Sehingga pengunjung kesulitan saat berjalan menuju acara digelar.
Selain banyaknya PKL tidak resmi, parkir liar juga menjadi catatan dalam pelaksanaan perdana ini. Sebab lahan parkir di lapangan IRTI Monas tidak mampu menampung banyaknya kendaraan yang terus berdatangan. Tidak sedikit mobil, bus pariwisata dan sepeda motor justru memarkirkan kendaraannya di luar pagar sehingga memakai bahu jalan dan jalur bus Transjakarta.
Seperti diketahui, ajang PRJ Monas ini merupakan, cara Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan hiburan kepada rakyatnya secara gratis dan murah. Warga yang datang tidak dipungut biaya masuk.

sumber: berita jakarta

Jumat, 30 Mei 2014

Resmi Tersangka, 2 Rekanan Sudin PU Belum Ditahan



Resmi Tersangka, 2 Rekanan Sudin PU Belum Ditahan

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi dan mengumpulkan barang bukti, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, Jumat (30/5), akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus proyek normalisasi saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai dan di RW 13 Duren Sawit, Jakarta Timur. Kedua tersangka itu adalah kontraktor yang mengerjakan dua proyek tersebut, yakni  MS kontraktor di Jl I Gusti Ngurah Rai dan IS kontraktor di RW 13 Kelurahan Duren Sawit.

" Kami mengusut kasus ini selama sekitar satu bulan dan telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi. Mereka berasal dari unsur rekanan, Sudin PU Tata Air, konsultan pengawas, dan konsultan perencana"
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Jakarta Timur, Silvia Desty Rosalina mengatakan, walau dua tersangka sudah ditetapkan sebagai tersangka,  namun pihaknya belum menahannya karena penyidik masih terus melakukan pengembangan. Selain itu, tidak menutup kemungkinan akan tersangka lain dalam kasus ini. Terutama dari unit Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, yang dianggap paling bertanggung jawab dalam dua proyek tersebut.

“Kami mengusut kasus ini selama sekitar satu bulan dan telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi. Mereka berasal dari unsur rekanan, Sudin PU Tata Air, konsultan pengawas, dan konsultan perencana. Hasil pemeriksaan kami menunjukkan  pengerjaan kedua proyek itu tidak sesuai dengan spesifikasi,” ujar Silvia.

Menurut Silvia, penyimpangan yang terjadi di antaranya adalah, dasar saluran air yang seharusnya dibeton ternyata ini tidak. Selain itu, saluran air ini dasarnya hanya dipasangi rangka dengan satu besi.

Silvia menjelaskan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 juncto pasal 55 ayat 1 UU nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Atas perbuatannya itu para tersangka ini dapat diancam hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Sedangkan Kasie Intel Kejari Jakarta Timur, Asep Sontani menambahkan, proyek normalisasi saluran di RW 13, Kelurahan Duren Sawit, berdasarkan pagu anggaran yang ada, nilainya Rp 1,4 miliar.  Dari proyek ini hasil penghitungan sementara, keuangan negara dirugikan sekitar Rp 275 juta. Sedangkan proyek saluran air di Jl I Gusti Ngurah Rai nilai anggarannya sebesar Rp 925 juta.  Adapun keuangan negara yang dirugikan di proyek ini sekitar Rp 375 juta.

“Kami masih terus lakukan pengembangan dan tidak  menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dari pejabat di Sudin PU Tata Air Jakarta Timur,” tukas Asep Sontani.

Asep mengungkapkan, tidak mungkin rekanan bertindak sendiri di lapangan. Apalagi proyek ini menggunakan keuangan negara yang bersumber dari APBD DKI tahun 2013. Sehingga ada pejabat yang paling bertangungjawab dalam proyek ini, yakni Kasudin PU Tata Air selaku Ketua Pengguna Anggaran (KPA) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).


Sumber: berita jakarta

Kamis, 29 Mei 2014

Pengeboran Stasiun Bawah Tanah MRT Dimulai 2015


Pengeboran Stasiun Bawah Tanah MRT Dimulai 2015

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memperkirakan pengeboran bawah tanah untuk stasiun  Mass Rapid Transit (MRT) akan dilakukan akhir 2015 mendatang.

" Sesuai rencana, mesin bor akan datang pada akhir 2015 mendatang"
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, M Nasyir mengatakan, tunnel boring machine atau mesin bor akan tiba di Jakarta pada akhir 2015 mendatang. Sebelum mesin bor tersebut tiba, banyak pekerjaan yang harus dilakukan seperti pembuatan soil pond yaitu tempat penampungan sementara tanah galian sebelum diangkut. Serta guide wall atau dinding stasiun di sisi barat, agar tanah tidak amblas saat dibor.

"Pembuatan guide wall pada sisi barat ini adalah untuk shaft area, yang merupakan salah satu tahap awal untuk pembuatan launching shaft atau jalur masuk bagi alat bor yang akan digunakan untuk membangun jalur MRT bawah tanah. Sesuai rencana mesin bor akan datang pada akhir 2015 mendatang," kata Nasyir, Kamis (29/5).

Dikatakan Nasyir, pekerjaan ini sudah dilakukan sejak 27 Mei lalu. Sebelumnya, halte Transjakarta Bundaran HI juga telah ditutup sebagai dampak dari pembangunan ini. Karena untuk melakukan pekerjaan membutuhkan area yang cukup luas.

"Kita sudah mulai sejak dua hari yang lalu untuk pembuatan guide wall. Diperkirakan pekerjaan akan selesai dalam waktu satu bulan," ujarnya. Pembangunan ini akan berdampak juga pada arus lalu lintas. Akan ada perubahan jalur ke arah utara menjadi tiga lajur normal.

Sementara untuk lajur bus Transjakarta di sisi timur area konstruksi bisa dilintasi oleh kendaraan reguler juga atau mix traffic. Sedangkan jumlah jalur ke arah selatan tidak ada perubahan, yakni lima lajur normal dan satu lajur busway.

Dikatakan Nasyir, pengerjaan persiapan konstruksi skala besar ini akan dilakukan selama bulan Mei 2014. Diharapkan pada akhir Mei sudah rampung. Sehingga pada awal Juni, sudah bisa dilakukan pekerjaan konstruksi skala besar.

Selain pekerjaan pembuatan soil pond dan guide wall, pekerjaan skala besar yang dilakukan yakni test pit (tes kekuatan tanah), pengalihan lajur atau detour, relokasi halte bus Transjakarta, serta rekayasa lalu lintas di area yang sedang dilakukan pekerjaan. Termasuk juga persiapan penutupan satu lajur kendaraan.


Sumber: berita jakarta

Minggu, 25 Mei 2014

Jakarta Kota Pertama Penyelenggara Ekiden di Asia Tenggara



Jakarta Kota Pertama Penyelenggara Ekiden di Asia Tenggara

Salah satu rangkaian pelaksanaan Festival Little Tokyo Ennichisai Blok M 2014 adalah lomba lari estafet jarak jauh atau Ekiden. DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan, merupakan kota pertama di Asia Tenggara yang akan menggelar lomba yang diberi nama resmi Jakarta Kizuna Ekiden tersebut.

" Jakarta Kizuna Ekiden ini lomba lari beregu akan dilaksanakan Minggu (25/5) besok. Event Ekiden di Jakarta merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di kawasan Asia Tenggara"
"Jakarta Kizuna Ekiden ini lomba lari beregu akan dilaksanakan Minggu (25/5) besok. Event Ekiden di Jakarta merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di kawasan Asia Tenggara, sementara kalau di Asia baru pernah di Tiongkok selain di asalnya Jepang," ujar Takeya Daisei, Ketua Komite Ennichisai 2014, Sabtu (24/5).

Walikota Jakarta Selatan, Syamsuddin Noor, mengapresiasi penyelanggaran tersebut lantaran wilayahnya yang terpilih menjadi tempat pertama di Asia Tenggara yang mengadakan lomba lari ini. "Ini satu kepercayaan kepada kita karena dilaksanakan di Jakarta Selatan yang merupakan kota pertama di Asia Tenggara mengadakan Ekiden. Memang sifatnya bukan seperti event olahraga yang mengejar prestasi, lomba ini lebih kepada mempererat hubungan antar Jepang dan Indonesia," ungkapnya.

Lomba lari yang akan dimulai pukul 06.00 besok, akan diikuti oleh 200 tim. Tiap satu tim terdiri dari 4 orang gabungan dari warga Indonesia dengan Jepang. Secara keseluruhan lomba lari ini akan menempuh jarak 12,5 kilometer dengan mengitari kawasan Melawai dan Blok M.

Jarak tempuh akan terbagi di 3 pelari awal masing-masing 2,5 kilometer. Pelari terakhir akan menempuh jarak paling jauh yaitu 5 kilometer. Tim yang berhak mendapatkan hadiah dan piala hanya 6 tim pertama yang menyentuh garis finish.

Sekedar diketahui, di Jepang, sejarah Ekiden bermula pada tahun 1917 yang diselenggarakan pertama untuk memperingati perpindahan ibu kota kekaisaran dari Kyoto ke Tokyo. Waktu itu jarak yang harus ditempuh pelari mencapai 500 kilometer.



Sumber : beritajakarta

Jumat, 23 Mei 2014

Jokowi Targetkan Pembangunan Kampung Betawi Selesai Tahun Ini



Jokowi Targetkan Pembangunan Kampung Betawi Selesai Tahun Ini

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meninjau pembangunan Kampung Kebudayaan Betawi di kawasan Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/5). Rencananya, pembangunan perkampungan tersebut akan ditargetkan selesai dalam tahun ini.

"Nanti akan ada pertunjukan seni tari juga disini "
"Belum selesai semua baru separuh, tahun ini selesai," kata Jokowi di lokasi, Jumat (23/5).

Dikatakan Jokowi, Kampung Betawi yang mempunyai luas sekitar 3,2 hektare tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melestarikan budaya Betawi yang merupakan kebanggaan bagi warga Jakarta. "Nanti akan ada pertunjukan seni tari juga disini," terangnya.

Sementara itu, pengelola Kampung Betawi, Indra Sutisna, mengatakan, pembangunan Perkampungan Betawi dimulai sejak tahun 2011 lalu. Pada saat itu, dimana pembangunannya sempat terhenti.

Dikatakan Indra, Kampung Betawi tersebut dibagi menjadi tiga zona yakni, zona A, dengan luas 3,2 hektare akan dilengkapi dengan ada teater dan rumah khas Betawi. Di zona B, dengan luas 3,4 hektare berada di tengah Setu Babakan dan akan dibangun replika rumah Betawi. Sedangkan di zona C, dengan luas 1,1 hektare akan dibangun Sekolah Menengah Kejuruan Kesenian Betawi.

"Anggaran yang disediakan Rp 2,91 miliar, anggaran tersebut multiyears untuk tahun 2013 dan 2014," katanya.

Ditambahkan Indra, progres pembangunan Kampung Betawi sendiri sudah mencapai 60 persen dan menurutnya pembangunan tersebut dipercepat semenjak Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Saya berharap penerus Jokowi dan pejabat juga mau melestarikan budaya Betawi, karena disini adalah kantong budaya Betawi,"


Sumber: beritajakarta

Kamis, 22 Mei 2014

Pameran Flona Targetkan 500 Ribu Pengunjung



Pameran Flona Targetkan 500 Ribu Pengunjung

Pameran Flona Targetkan 500 Ribu Pengunjung
REPORTER : ERNA MARTIYANTI | EDITOR : ERIKYANRI MAULANA | JUMAT, 23 MEI 2014 00:59 WIB | DIBACA 167 KALI

Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2014 kembali digelar. Acara tahunan ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/5). Sebanyak 273 stand akan memeriahkan acara yang digelar selama satu bulan ini. Acara yang digelar sebagai rangkaian HUT ke-487 Jakarta ini ditargetkan jumlah pengunjung yang datang mencapai 500 ribu orang.

" Kita targetkan jumlah pengunjung mencapai 500 ribu orang selama satu bulan pelaksanaannya. Diperkirakan saat akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang"
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Nandar Sunandar mengatakan, jumlah stand di Flona 2014 mencapai 273 unit. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 270 stand. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 stand digratiskan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di ibu kota. Selain itu, 13 stand diantaranya merupakan milik Pemprov DKI Jakarta.

"Kegiatan ini akan digelar selama satu bulan yakni dari 23 Mei hingga 22 Juni mendatang. Jumlah stand yang ikut pun bertambah dari tahun sebelumnya yakni mencapai 273 stand," kata Nandar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/5).

Dikatakan Nandar, tema yang diambil kali ini yakni Hijau Kota Ku. Usai dibuka secara resmi oleh Gubernur Joko Widodo, warga bisa langsung menikmati bursa tanaman hias, herbal, serta hewan. Pada kesempatan kali ini bursa tanaman hias mendominasi hingga 80 persen. Kemudian bursa hewan hanya sebanyak 15 persen dan dua persen adalah tanaman hias. Sedangkan sisanya adalah produk lainnya.

Menurut Nandar, selain bursa tanaman dan hewan, dalam kegiatan ini juga akan ada penyuluhan terhadap UKM. Terlebih pihaknya menyediakan 55 stand gratis untuk UKM. Beberapa acara yang digelar di Flona 2014 seperti kontes Antorium, Adinium, Sansivera, Aglonema, gethering para pecinta hewan, sarasehan, serta konsultasi gratis pemeliraan hewan.

"Kita targetkan jumlah pengunjung mencapai 500 ribu orang selama satu bulan pelaksanaannya. Diperkirakan saat akhir pekan jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang. Semoga acara ini dapat menampung keinginan masyarakat DKI terutama pecinta tanaman dan hewan," ujar Nandar.

Sementara untuk target transaksi diharapkan bisa lebih dari tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan Flona 2013, total transaksi mencapai Rp 2,6 miliar, padahal semula hanya ditargetkan sebesar Rp 1 miliar saja. "Transaksi kita harapkan minimal sama seperti tahun lalu, atau bisa meningkat," ucapnya.

Pameran ini diharapkan dapat menjadi oasis bagi para pencinta tanaman dan hewan peliharan. Sehingga terjadi interaksi antara petani, hobies, pemerhati dan pekerja dibidang lingkungan. Interaksi ini tentunya diharapkan berujung pada jual beli antara mereka.

Kabid Peran Serta Masyarakat Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Heru Bambang menambahkan, kegiatan Flona memang identik digelar di Lapangan Banteng. Kegiatan ini telah digelar sebanyak 29 kali sejak tahun 1983. Sehingga tahun ini pun tetap diselenggarakan di lokasi yang sama. Ke depan diharapkan setiap wilayah bisa menggelar Flona.

"Kita sudah berpikir agar kegiatan Flona diadakan di tingkat wilayah. Itu bisa juga untuk mempromosikan lokasi lain, seperti Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio," kata Bambang.



Sumber: beritajakarta

Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Diprotes Warga



Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Diprotes Warga

Proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, diprotes sejumlah warga di pinggir Kali Ciliwung, RT 10/16, Kamis (22/5). Alasannya, pihak kontraktor tak berkoordinasi dengan warga saat pemasangan patok di atas tanah warga.

" Kita akan koordinasi dengan Kementerian PU, terkait tuntutan warga ini. Proyek sementara dihentikan, sambil menunggu jawaban dari PU"
Dalam aksinya warga yang berjumlah sekitar 11 orang, membentangkan sejumlah poster, yang berisi penolakan proyek sebelum dilakukan pembebasan lahan.

Bahkan, sejumlah warga mencabut patok yang ditancapkan kontraktor di atas lahan mereka. Kemudian warga menaiki alat berat dan memaksa pekerja menghentikan proses normalisasi Kali Ciliwung.

Bachtiar (62), warga setempat yang juga pemilik lahan seluas 1.600 meter persegi, menuturkan, aksi protes ini dilakukan karena warga tersinggung dengan sikap kontraktor yang menggarap proyek normalisasi Kali Ciliwung. Sebab, sebelum memasang patok, kontraktor datang dengan dikawal dua oknum anggota TNI. Patok yang terbuat dari pipa dipasang begitu saja dengan jarak 30 meter dari bantaran Ciliwung.

"Padahal, lahan seluas 1 hektare yang dipatok ini merupakan milik empat warga. Yakni dua pemilik masih hidup dan dan dua lainnya adalah ahli waris," ujar Bachtiar, Kamis (22/5).

Ia bersama warga lainnya, kata Bachtiar, bukan tak mendukung program pemerintah pusat yang melakukan normalisasi Ciliwung. Akan tetapi, harus ada prosedur dan aturan main yang dilakukan kontraktor. Namun sayangnya, saat mematok di atas lahan miliknya, kontraktor tak koordinasi.

Pematokan dilakukan dua kali, yakni 3 bulan lalu dan sepekan lalu. Warga sebenarnya marah dengan sikap kontraktor namun karena tak mau ribut, warga memilih diam. Namun hal ini malah dimanfaatkan kontraktor untuk memasang patok.

"Seminggu lalu kontraktor datang ke warga meminta izin untuk melakukan pengerukan kali. Tapi kok kenapa mereka membawa dua anggota TNI? Memang ini zaman orde baru. Ini kan zaman reformasi, saya tetap tidak izinkan," ujar Bachtiar.

Pelaksana Proyek, Didik Sustiono, mengatakan, akan koodinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait tuntutan warga. Sebab proyek normalisasi Ciliwung ini merupakan hajat pemerintah pusat.

"Kita akan koordinasi dengan Kementerian PU, terkait tuntutan warga ini. Proyek sementara dihentikan, sambil menunggu jawaban dari PU," ucapnya.

Menurutnya, alat berat jenis becho, sudah satu minggu disiagakan di tempat tersebut, untuk pengerukan Ciliwung.



Sumber: berita jakarta

Senin, 19 Mei 2014

Senin, Puncak Monas Dibuka Lagi



Senin, Puncak Monas Dibuka Lagi

Warga Jakarta dan wisatawan mancanegara sudah bisa kembali menyaksikan keindahan kota Jakarta dari Puncak Monas. Ya, mulai Senin (19/5) besok, puncak dan cawan Monas sudah bisa dikunjungi kembali usai dibersihkan Tim Karcher Jerman selama dua minggu.

" Kunjungan ke puncak Monas akan dibuka lagi Senin besok"
"Kunjungan ke puncak Monas akan dibuka lagi Senin besok," kata Rini Hariyani, Kepala Unit Pengelola Monas, Minggu (18/5).

Ia mengatakan, monumen setinggi 132 meter tersebut telah selesai dibersihkan. Debu dan kotoran yang menempel baik di badan tugu maupun di cawan Monas telah hilang, meskipun tidak bersih seratus persen. Hal itu, kata Rini, dikarenakan tingginya tingkat polusi udara di Ibu Kota. "Kondisi Monas sudah bersih dan sudah sesuai harapan," katanya.

Saat ini, lanjut Rini, pihaknya sedang merapikan peralatan yang digunakan untuk membersihkan Monas. Sedangkan lift yang sempat mengalami kendala, kini kondisinya sudah normal kembali. "Lift baik-baik saja kok, tidak ada kendala," tandasnya.

Meski Monas kini telah terlihat kinclong, namun Rini mengatakan tidak ada kenaikan harga tiket. Untuk anak-anak tetap Rp 2.000, mahasiswa Rp 3.000, dan dewasa Rp 5.000. Sedangkan untuk naik ke puncak Monas, pengunjung dikenakan biaya tambahan Rp 2.000 untuk anak-anak, Rp 5.000 untuk mahasiswa, dan Rp 10.000 untuk dewasa.
"Tidak ada perubahan harga tiket karena semuanya diatur dalam Perda," ungkapnya.


Sumber: berita jakarta

Transjakarta Extension, Rute Pertama Luar Jakarta Dioperasikan



Transjakarta Extension, Rute Pertama Luar Jakarta Dioperasikan

Pemprov DKI Jakarta menambah trayek koridor II Transjakarta (Harmoni-Pulogadung) hingga ke Kota Bekasi, Senin (19/5). Hal ini merupakan yang pertama kalinya rute Transjakarta menempuh hingga luar ibu kota, hingga Jl Bekasi Raya, Ujung Menteng. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan, perpanjangan rute ini berbeda dengan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB).

" Bedanya kalau Transjakarta extension ini, operasionalnya dari ujung ke ujung pakai sistem bus Transjakarta, mulai dari tarif yang Rp 3500"
Kepala Dishub DKI, Muhammad Akbar mengatakan, operasional bus Transjakarta extension ini berbeda dengan APTB. Sebab sama seperti operasional bus Transjakarta di koridor lainnya, tarif yang dikenakan tetap sebesar Rp 3.500 sekali perjalanan.

"Bedanya kalau Transjakarta extension ini, operasionalnya dari ujung ke ujung pakai sistem bus Transjakarta, mulai dari tarif yang Rp 3500," kata Akbar, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (19/5).

Selain itu, lanjut Akbar, seluruh transaksi pembelian tiket Transjakarta extension tetap dilakukan di halte. Sedangkan untuk APTB sebagian transaksi pembelian tiket bisa dilakukan di atas bus. "Kalau APTB kan ada transaksi yang sebagian dilakukan di dalam bus, dan tarifnya juga berbeda-beda," ujar Akbar.

Seperti diketahui mulai hari ini, rute koridor II diperpanjang hingga Jl Bekasi Raya. Disiapkan lima armada bus single dan delapan halte untuk melayani perpanjangan rute tersebut.

Kedelapan halte tersebut yakni, Halte Raya Bekasi KIP, Halte Raya Bekasi Tipar Cakung, Halte Cakung United Tractors, Halte Raya Bekasi Pasar Caking, Halte Raya Bekasi Cakung Cilincing, Halte Raya Bekasi Pulo Gebang, Halte Raya Bekasi Ujung Menteng dan Halte Harapan Indah.

Perpanjangan rute ini merupakan upaya peningkatan pelayanan, serta memudahkan dan memenuhi kebutuhan penumpang yang ada di luar kota Jakarta. Kelima bus single yang disiapkan akan menempuh jarak sepanjang 7,61 kilometer itu sudah dilengkapi dengan closed-circuit television (CCTV) serta global position system (GPS) sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para penumpang.

Akbar menambahkan, selain Bekasi, nantinya akan ada dua kota satelit lainnya yang nantinya juga akan dilayani Transjakarta extension, yakni Depok (Koridor 14: Manggarai-Kampus UI), dan Tangerang (Koridor 15: Blok M-Ciledug).

"Dua koridor baru nanti kan rencananya ada ke Ciledug Tangerang sama ke Kampus UI Depok," kata mantan Kepala BLU Transjakarta itu.

Jam operasional bus tetap pukul 05.00 hingga pukul
22.00 dengan harga tiket pukul 05.00-07.00 sebesar Rp 2.000 dan pukul 07.00-22.00 sebesar Rp 3.500.


Sumber: Berita jakarta