Tampilkan postingan dengan label sapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sapi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 September 2016

Presiden dan Wapres Berkurban di Masjid Istiqlal

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat mulai kebanjiran hewan kurban.
" Hewan kurban dari Presiden dan Wakil Presiden baru hari ini tiba"

Salah satunya hewan kurban sumbangan dari Presiden RI, Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla.

"Hewan kurban dari presiden dan wakil presiden baru hari ini tiba pukul 10.00 dan sudah diserahterimakan kepada kami," kata Abu Hurairah Abdul Salam, Sekretaris Panitia Kurban Masjid Istiqlal, Minggu (11/9).

Abu menyampaikan, sapi kurban yang disumbangkan Presiden RI memiliki berat 1,5 ton. Sementara sapi kurban dari Wakil Presiden berbobot 1,3 ton. Sapi tersebut berasal dari Tuban, Jawa Timur dengan usia sembilan tahun.

"Rencananya masyarakat Turki juga akan menyumbang tujuh ekor sapi. Kita juga akan beli lima ekor sapi dari uang hasil sumbangan jemaah," lanjutnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah menerima 10 ekor sapi dan lima ekor kambing kurban dari berbagai elemen masyarakat. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah hingga malam nanti.

Senin, 23 Juni 2014

5 Pasar di Jaktim Bebas Boraks dan Formalin

5 Pasar di Jaktim Bebas Boraks dan Formalin

Masyarakat yang akan berbelanja kelima pasar tradisional di wilayah Jakarta Timur, tidak perlu khawatir lagi akan tertipu dengan membeli makanan atau minuman yang telah mengandung boraks, formalin atau zat kimia berbahaya lainnya bagi tubuh manusia.  Pasalnya, Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, menyatakan, lima pasar tersebut telah dinyatakan bebas dari bahan pengawet atau bahan berbahaya lainnya.
" Kami akan melakukan pengawasan yang lebih intensif, mulai dari H-7  Ramadhan sampai H+7 Idul Fitri. Pengawasan khususnya pada pengunaan formalin, pencampuran daging babi celeng, boraks dan ayam bangkai"
Kelima pasar tersebut merupakan pasar percontohan yang rutin dipantau Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur. Kelima pasar itu adalah, Pasar Cibubur, Pasar Jatinegara, Pasar Rawamangun, Pasar Ujung Menteng, dan Pasar Perumnas Klender.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, Sabdo Kurnianto mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan di pasar-pasar tersebut, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Sebab lazimnya saat itu permintaan ikan dan daging bakal melonjak drastis.
"Kami akan melakukan pengawasan yang lebih intensif, mulai dari H-7  Ramadhan sampai H+7 Idul Fitri. Pengawasan khususnya pada pengunaan formalin, pencampuran daging babi celeng, boraks dan ayam bangkai," kata Sabdo Kurnianto, Senin (23/6).
Sabdo mengungkapkan, dalam melakukan pengawasan, pihaknya melibatkan unsur kepolisian, Satpol PP dan petugas kecamatan.
Sabdo menambahkan, setiap bulan Badan POM dan pihak pasar secara bersama melakukan pengecekan. Dan terus disosialisasikan kepada pedagang tentang obat berbahaya dan dampaknya bagi kesehatan.
“Atas kondisi yang baik ini, kami juga sangat berharap kepada para pedagang yang berjualan di sejumlah pasar ini tetap konsisten untuk tidak lagi menjual daging atau ikan dicampur formalin. Mudah-mudahan para pedagang sudah semakin sadar akan timbulnya bahaya yang disebabkan oleh zat formalin ini,”


sumber berita jakarta