Minggu, 16 Maret 2014

Seluruh Infrastruktur Kota Tua Akan Dibenahi



Seluruh Infrastruktur Kota Tua Akan Dibenahi



Program revitalisasi kawasan wisata Kota Tua terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Agar menjadi kawasan destinasi wisata favorit, khususnya bagi warga ibu kota, rencananya revitalisasi akan dilakukan secara menyeluruh.

"Pembenahan meliputi perubahan infrastruktur secara fisik maupun non fisik di kawasan tersebut," ujar Arie Budhiman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, kepada beritajakarta.com, Minggu (16/3).

Dikatakan Arie, upaya pembenahan infrastruktur di Kota Tua bertujuan agar kawasan wisata di ibu kota tersebut ramah bagi pejalan kaki. "Untuk kemacetan misalnya, telah direncanakan ring road, management traffic, idealnya kawasan di sana adalah kawasan pejalan kaki," katanya.

Selain itu, lanjut Arie, guna memudahkan wisatawan berkunjung di kawasan tersebut, juga akan disediakan sejumlah fasilitas seperti gedung parkir. "Termasuk penataan pedetrianisasi dari sejumlah kawasan yang nantinya harus semudah mungkin di jelajah seluruh pengunjung," tuturnya.

Menurut Arie, revitalisasi kawasan Kota Tua yang telah dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo beberapa waktu lalu akan terus berjalan. "Revitalisasi tidak lagi semata - mata tanggung jawab Pemprov DKI, melainkan semua pihak turut serta baik swasta maupun BUMN yang memiliki lahan di kawasan Kota Tua untuk menyukseskan program ini," ucapnya.

Ditambahkan Arie, penataan ulang kawasan kota Tua menjadi tempat wisata ternama di dunia membutuhkan anggaran besar. "Idealnya, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran 2 persen dari APBD untuk menata kawasan Kota Tua. Kami optimis 5 tahun ke depan, penataan kawasan ini bisa terealisasi jika semua pihak turut berpartisipasi,"


Sumber: berita jakarta

Jumat, 14 Maret 2014

Jokowi Deklarasi Capres Dirumah Si Pitung



Jokowi Deklarasi Capres Dirumah Si Pitung


Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi akhirnya secara resmi mendeklarasikan akan maju sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Hal tersebut disampaikan Jokowi setelah dirinya mendapat mandat dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Ya saya telah mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri untuk jadi calon presiden Republik Indonesia dari PDIP. Dengan mengucap bismillah saya siap melaksanakan," ujar Jokowi di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara, Jumat (14/3).

Jokowi menyampaikan hal tersebut dengan suara terbata-bata. Sebelumnya bahkan Jokowi sempat bertemu dengan para habib yang berada di Rumah Si Pitung. Dirinya melakukan pertemuan tertutup dengan para habib di dua rumah panggung yang berbeda, namun masih berada di satu area Rumah Si Pitung.

Setelah mantap mendeklarasikan diri sebagai capres, Jokowi kemudian mencium bendera merah putih yang berada tepat di belakangnya. "Ini kita jam kerja dan kita harus kembali bekerja," kata Jokowi saat diberondong pertanyaan oleh awak media.

Jokowi pun kemudian melanjutkan blusukannya ke Rusunawa Marunda yang lokasinya tak jauh dari Rumah Si Pitung. Setibanya di Rusunawa Marunda, Jokowi kemudian langsung menerima keluhan dari warga. Jokowi pun meminta kepada salah satu ajudannya untuk mencatat keluhan warga.

Jokowi mengaku, dipilihnya Rumah Si Pitung sebagai lokasi deklarasi dirinya sebagai capres hanya kebetulan saja. Sebab, dirinya memang mengagendakan blusukan ke lokasi tersebut. "Ya kebetulan saja. Kita ke sini saja. Itu adalah simbol perlawanan," katanya.

Saat ditanya apakah semuanya sudah direncanakan, dirinya enggan menjawab lebih lanjut. Jokowi bahkan terus menggelengkan kepala dan tersenyum ketika terus diberondong pertanyaan oleh awak media.

Bahkan, ketika salah satu warga hendak menyampaikan ketidaksetujuannya Jokowi maju sebagai capres, dirinya enggan menanggapi. Dirinya hanya menerima masukan dari warga soal permasalahan rusun. "Ini urusan rusun bukan urusan itu (capres),"


Sumber: berita jakarta

Kamis, 13 Maret 2014

Kota Tua Mulai Direvitalisasi



Kota Tua Mulai Direvitalisasi

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan program revitalisasi kawasan Kota Tua, Kamis (13/3) malam. Acara pencanangan revitalisasi KOta Tua bertajuk Fiesta Fatahillah ini digelar bersamaan dengan pembukaan Jakarta Contemporary Art Space di halaman Museum Fatahillah.

Acara Fiesta Fatahillah ini diselenggarakan oleh PT Pembangunan Kota Tua Jakarta (Jakarta Old Town Revitalization Corporation/JOTRC) dan Kelompok Pelestarian Budaya Kota Tua Jakarta (Jakarta Endowment For Art dan Heritage/JEFORAH). Kedua lembaga tersebut merupakan inisiasi dari Pemprov DKI, 2 BUMN, 9 pengusaha swasta, budayawan, aktivis, serta komunitas di ibu kota

Jokowi mengaku telah lama mengamati Kota Tua. Dia juga menceritakan awal dirinya memutuskan untuk meremajakan Kota Tua. "Delapan bulan lalu, saya bertemu dengan Pak Darmono beserta teman-teman untuk menyampaikan ide revitalisasi Kota Tua. Saya pun sudah sering berkeliling kawasan Kota Tua dan akhirnya saya putuskan tahun ini kita mulai revitalisasi," ujarnya.

Menurut Jokowi, revitalisasi kawasan Kota Tua yang memiliki luas sekitar 284 hektar akan sangat mudah terealisasi jika semua pihak bekerja sama. "Perorangan, swasta, BUMN dan Pemprov DKI yang memiliki lahan di kawasan Kota Tua bekerja sama untuk menata kembali baik rekonstruksi, restorasi, infrastruktur, dan penghijauan di kawasan Kota Tua," katanya.

Jokowi menilai kawasan Kota Tua di Jakarta memiliki potensi yang sangat besar dibandingkan kawasan serupa di negara lain. "Hari ini menjadi awal dimulainya revitalisasi Kota Tua sehingga di masa mendatang kawasan ini menjadi pusat pariwisata ternama di dunia," paparnya.

Sementara, Chairman Board of Trustee Jakarta Endowment for Artdan Heritage (JEFORAH), SD Darmono mengungkapkan, sekitar 56 persen gedung di kawasan Kota Tua dimiliki oleh pihak swasta. "40 persen gedung milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sisanya 4 persen milik Pemprov DKI. Peremajaan Kota Tua tidak akan sulit bila ada kerja sama antar pemangku kepentingan," ungkapnya.
,
Sekadar diketahui, kawasan Kota Tua Jakarta merupakan tempat sejarah perjalanan bangsa dan bagian penting wilayah ibu kota.

Untuk mengembangkan perannya sebagai kawasan penting wisata sejarah ibu kota, Pemprov DKI pun melakukan revitalisasi dengan menggelar sebuah acara pencanangan melalui agenda bertajuk Fiesta Fatahillah.

Acara pencanangan revitalisasi Kota Tua diawali dengan pembukaan Jakarta Contemporary Art Space dan juga Visitor Center sebagai pusat informasi dan interaksi antara invenstor dan para ahli.

Pada kegiatan Fiesta Fatahillah akan menampilkan pagelaran seni dan budaya dari komunitas di Jakarta dan pertunjukan video mapping yang memproyeksikan Kota Tua masa depan.

Selain itu, digelar pula pameran seni rupa kontemporer yang diikuti 47 seniman ternama Indonesia diantaranya Agus Suwage, Arin Dwihartanto, Davy Linggar, Dolorosa Sinaga, Entang Wiharso, FX Harsono, Made Wianta, Nasirun, Nyoman Nuarta, dan Tisna Sanjaya. Pameran seni rupa ini digelar di lantai 2 Kantor Pos Fatahillah selama enam bulan hingga 13 September 2014.


Sumber: berita jakarta

Siswi SMP Di Kebayoran Baru Tewas Dikeroyok



Siswi SMP Di Kebayoran Baru Tewas Dikeroyok


Diduga karena dendam, sekelompok pemuda yang terdiri dari 8 orang melakukan pengeroyokan terhadap tiga orang siswi di Jl Poncol Raya, Gandaria Selatan, Rabu (12/3) dinihari. Akibatnya, seorang siswi tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Belakangan diketahui, korban merupakan pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jl Masjid Darussalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Ada 3 orang yang menjadi korban pengeroyokan pada Rabu pukul 01.30 di Jalan Poncol Raya, Gandaria Selatan. Ketiganya adalah pelajar, modusnya karena dendam," ujar AKBP Novi T, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (13/3).

Dikatakan Novi, korban tewas atas nama MN (16), seorang siswi SMP Islam di Kebayoran Baru. Selain itu, korban SA (18) dan SS (18) terkena sabetan senjata tajam. "MN menderita luka bacok dikepala dan bagian wajah. Sementara SA menderita luka sobek dibagian kaki dan tangan, serta SS menderita luka sobek dikening," katanya.

Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan pengejaran dan menangkap para pelaku. Hasilnya, sebanyak 6 dari 8 pelaku berhasil ditangkap. Pelaku pengeroyokan tersebut berinisial AHG (21), NP (16), IR (30), CY (19), PA (20), dan YH (19). "PA dan YH itu perempuan. Sementara A yang mantan korban MN, serta AR masih dalam pengejaran," katanya.

Ditambahkan Novi, para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.


Sumber: berita jakarta

Peletakan Batu Pertama Stadion BMW Bulan Ini



Peletakan Batu Pertama Stadion BMW Bulan Ini 


Pembangunan Stadion di lahan taman Bersih, Manusiawi, dan Wibawa (BMW) di Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara segera dimulai. Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan stadion berstandar internasional itu akan dilakukan bulan ini.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pembangunan Stadion BMW sudah dapat dimulai bulan ini karena lahan seluas 12 hektare yang sebelumnya bermasalah kini sudah disertifikat. Sementara sisanya masih terus diproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Kemarin belum berani dimulai karena masih ada lahan yang bermasalah," kata Jokowi, saat meninjau lokasi pembangunan Stadion BMW di Kelurahan Papango, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/3).

Namun dari total lahan seluas 30 hektare atau terdiri dari enam bidang yang sudah disertifikat baru dua bidang saja. Diakui Jokowi, sertifikasi lahan akan terus berjalan seiring dengan pembangunan Stadion BMW. "Sisanya terus dong, semua berproses. Total ada 30 hektare, yang penting ada dulu," ucapnya.

Saat ini, kata Jokowi, semuanya sudah dalam tahap persiapan, desain dan analisis terhadap dampak lingkungan (amdal) juga sudah rampung. Sehingga pembangunan harus langsung dikerjakan. Terlebih di area lahan juga sudah tidak ada pemukiman warga.

"Ini persoalan tidak sulit, hanya sudah bertahun-tahun tidak dirampungkan. Kalau tidak dikejar tiap hari tidak rampung-rampung. Kurang dokumen ini, kurang dokumen lain, sekarang sudah rampung. Mau peletakan batu pertama, tapi nanti titiknya masih ada," katanya.

Selain dibangun stadion, sebagian lahan juga akan dibuat untuk ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka biru (RTB). Stadion BMW dibangun sebagai ganti Stadion Lebak Bulus yang akan dibongkar untuk pembangunan Mass Rapid Transit (MRT).

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, anggaran untuk pembangunan Stadion BMW mencapai Rp 1,2 triliun. Dana tersebut bersumber dari APBD DKI yang dicairkan secara multiyears.

Pihaknya, kata Ratiyono, sedang mencari waktu yan tepat untuk peletakan batu pertama yang rencananya dilakukan bulan ini. "Kita sedang cari waktu yang pas. Tapi pasti bulan ini," kata Ratiyono.

Pembangunannya sendiri diperkirakan membutuhkan waktu selama 2 tahun. Pihaknya masih menunggu persetujuan dewan untuk kegiatan multiyears pembangunan Stadion BMW. "Yang sudah beres ada 12 hektare, sisanya masih di BPN dan disidangkan. Kalau kita menang langsung disertifikat," ucapnya.

Dirinya pun optimis jika sisa lahan yang ada bisa segera disertifikat. Karena lahan tersebut memang milik Pemprov DKI Jakarta. Stadion ini akan dibangun menggunakan desain menyerupai bentuk sorban tentunya juga menonjolkan ornamen Betawi. Stadion ini direncanakan sebagai home base Persija Jakarta, dengan kapasitas 50 ribu penonton.

Tidak hanya itu, rencananya juga akan dibuat basement yang menampung sebanyak 5.000 mobil dan juga 1.000 sepeda motor. Stadion juga akan bertaraf internasional dengan lapangan latihan standar FIFA. Sesuai standar FIFA, harus ada dua lapangan pemanasan. Stadion ini juga punya dua pintu masuk, pintu utama keluar dan masuk untuk tuan rumah dan juga pintu untuk tim lawan yang gunanya juga untuk mencegah bentrok.


Sumber: berita jakarta

Rabu, 12 Maret 2014

Bus Transjakarta Patah As



Bus Transjakarta Patah As 


Pengoperasian bus Transjakarta. Kali ini, bus Transjakarta bernopol B 7312 IV mendadak patah as roda belakang sebelah kiri di Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, sekitar pukul 16.00, Rabu (12/3).

Sontak hal ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan itu, khususnya dari arah Senen menuju Kampung Melayu. Beruntung, saat kejadian bus dalam keadaan tidak berpenumpang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, bus bernomor bodi DMR 012 ini baru saja mengisi bahan bakar gas (BBG) di SPBG Jl Pemuda, Rawamangun. Kemudian bus yang dikemudikan Saptono (30), berencana mengambil penumpang di Terminal Kampung Melayu. Bus melintasi koridor IV dan V. Namun setibanya di koridor V, tepatnya di Jl Matraman Raya, as bagian roda kiri belakang patah. Akibatnya bodi kendaraan pun turut amblas.

Saptono mengaku terkejut saat mendengar suara keras dari bagian belakang bus. Ia pun langsung menghentikan laju bus. "Saya juga tidak tahu kenapa bisa begini. Tahu-tahu patah as-nya. Padahal sebelum beroperasi bus rutin diperiksa oleh tim teknis di pool bus Tipar Cakung," ujar Saptono, Rabu (12/3).

Akibat peristiwa itu, bus Transjakarta yang biasa beroperasi di koridor V akhirnya terpaksa melintas di jalur umum karena terhalang bus yang patah as tersebut.

Sedangkan untuk mengurai kemacetan, empat petugas Sudin Perhubungan Jakarta Timur dikerahkan untuk mengatur lalu lintas


Sumber: berita jakarta

Turap Kali Baru Di Kramatjati Jebol



Turap Kali Baru Di Kramatjati Jebol


Turap Kali Baru di RT 09/01, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati jebol, Rabu (12/3). Turap sepanjang 7 meter dengan tinggi 2,5 meter itu jebol saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pagi tadi. Jebolnya tanggul juga sempat membuat panik warga. Bahkan, sebuah tiang listrik juga terlihat miring lantaran diterjang derasnya aliran Kali Baru yang meluap melalui tanggul yang jebol.

Ketua RT 09/01 Kelurahan Tengah, Kami Parinjuti menuturkan, jebolnya turap Kali Baru itu terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan pemukimannya pagi tadi. Saat itu, kata Kamil, aliran Kali Baru tengah tinggi. Beruntung, saat kejadian tak ada warga atau pengendara yang melintas sehingga peristiwa ini tidak sampai memakan korban. "Beruntung turap yang jebol tidak seluruhnya. Sebab jika seluruhnya bisa menggenangi rumah warga termasuk rumah di Kompleks Perwira TNI Bulak Rantai," ujar Kamil, Rabu (12/3).

Pihaknya, kata Kamil, berharap Sudin Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur segera memperbaiki turap tersebut. Terlebih jalan inspeksi selebar dua meter, dimana sekitar 50 sentimeternya sudah tergerus. Sehingga dikhawatirkan jika dibiarkan, jalan inspeksi itu akan turut longsor.

Kasie Sarana dan Prasarana Pengendalian Banjir dan Jaringan Utilitas Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Supriyatno mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan, yakni dengan pagar bambu untuk menahan batu kali yang akan dipasang sebagai turap. Nantinya, batu kali itu akan diperkuat dengan plester semen. Sehingga, turap sepanjang 7 meter dan tinggi 2,5 meter itu kondisinya seperti semula.

"Hari ini langsung kita perbaiki. Karena kalau dibiarkan bisa membahayakan. Ratusan rumah di sekitarnya bisa terendam banjir," ucap Supriyatno.

Diperkirakan perbaikan turap tersebut akan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Sementara untuk dana perbaikan menggunakan dana tak terprediksi pasca banjir.


Sumber: berita jakarta

Selasa, 11 Maret 2014

Hibah Puluhan Bus Dipersulit



Hibah Puluhan Bus Dipersulit



Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama marah saat memimpin rapat penandatangan kerja sama penyediaan armada bus Transjakarta di Balaikota, Selasa (11/3) sore. Kemarahan Basuki sangat beralasan. Sebab, tiga perusahaan besar yakni Telkomsel, Triphone Mobile Indonesia dan Rodamas yang berkeinginan menyumbang sebanyak 30 bus justru dipungut pajak reklame.

"Aku sudah benci caranya begini. Orang mau sumbang bus, malah masih disuruh bayar pajak. Kita ini kan dikasih orang," ujar Basuki di Balaikota, Selasa (11/3).

Dikatakan Basuki, proses hibah yang berbelit - belit mengakibatkan ketiga perusahaan swasta ini berencana mengurungkan niat untuk memberi bantuan 30 bus kepada Pemprov DKI. Padahal, Pemprov DKI seharusnya bersyukur karena telah diberikan tambahan puluhan bus oleh pihak swasta. "Ini gimana caranya. Lama-lama saya paranoid ini sama orang Pemprov DKI karena dipersulit. Sudah mau disumbang tapi malah mau dikasih pajak. Ini saya heran," katanya.

Menurut Basuki, Pemprov DKI tidak perlu lagi menagih pajak reklame kepada ketiga perusahaan yang berkeinginan memuat iklan di dalam maupun di luar badan bus yang akan dihibahkan tersebut.

Sementara itu, salah satu perwakilan perusahaan yang ingin menyumbang puluhan bus tersebut, Weno juga mempertanyakan salah satu klausul kesepakatan bersama yang mewajibkan pemberi hibah memakai jasa konsultan dalam urusan hibah bus tersebut. "Kita beli dari ATPM langsung, kok masih pakai jasa konsultan lagi. Anehnya lagi, kenapa surat perjanjian kerja sama yang saya terima kok berbeda dengan Pemprov DKI. Ada apa ini?," ungkapnya

Mendengar informasi tersebut, kemarahan mantan Bupati Belitung Timur kian memuncak. "Kita bakal terima hibah puluhan bus merek Hino, bukan beli bus berkarat yang nggak punya merek dari Cina sana, kok sulit banget. Ini sudah nggak benar," katanya seraya meninggalkan ruang rapat.

Pertemuan pun akhirnya dilanjutkan oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Wiriatmoko. Sekadar diketahui rapat tersebut dihadiri pula, Kepala Dinas Pelayanan Pajak Iwan Setiawandi, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Endang Widjajanti, Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Sri Rahayu, Kepala UP Transjakarta Pargaulan Butar Butar.

Seperti diketahui, sebanyak 30 unit bus tersebut diperoleh dari hibah tiga perusahaan yang berkomitmen membantu Pemprov DKI dalam menambah transportasi massal. Seharusnya, proses hibah puluhan bus rampung akhir 2013 lalu. Namun, hingga saat ini proses hibah tidak bisa berjalan karena ketiga perusahaan diwajibkan membayar pajak karena memasang iklan di dalam maupun di luar badan bus.



Sumber: berita jakarta

Senin, 10 Maret 2014

Jokowi Diminta Usut Timsesnya Oleh DPRD



Jokowi Diminta Usut Timsesnya Oleh DPRD


Kalangan dewan meminta Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, untuk mengusut permainan dalam proses lelang pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB). Terlebih, oknum yang diindikasikan terlibat merupakan tim sukses Jokowi-Basuki saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2012 lalu.

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Eddy Masudi mengatakan, jika benar adanya dugaan permainan dalam pengadaan bus Transjakarta dan BKTB yang melibatkan oknum timses, maka dirinya meminta Jokowi untuk mengusutnya. "Harus dihukum itu, kebanyakan orang ngaku dekat sama Jokowi. Makanya ini harus diusut terus," kata Pras, Senin (10/3).

Diakui Pras, dirinya mengenal Michael Bimo Putranto. Bahkan Bimo memang dikenalnya saat bekerjasama dalam timses Jokowi-Basuki, saat Pilgub 2012 lalu. Menurutnya jika benar dugaan permainan tersebut ada, maka ini juga kekeliruan dari mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Udar Pristono. Karena seharusnya dia melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Jokowi.

"Itu gobloknya Kadishubnya, mau-maunya ada orang jual nama terus diikutkan namanya. Makanya, seharusnya dia itu konfirmasi dulu, biar jelas masalahnya," tegasnya.

Sebelumnya, Jokowi sendiri telah membantah terlibat dalam permainan lelang pengadaan bus Transjakarta dan BKTB. Sebab, ia bisa memisahkan antara kepentingan pribadi dan pekerjaan. "Harus dipisahkan jangan orang dekat. Saya selalu memisah-misahkan, mana urusan keluarga, mana urusan pemerintahan dan mana urusan pertemanan," katanya.

Jokowi juga mengaku mengenal Bimo yang pernah menjadi timsesnya. Diakuinya, ia juga sudah mendapatkan firasat adanya permainan dalam pengadaaan bus Transjakarta dan BKTB. Sehingga ia mengambil langkah untuk mengganti Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Udar Pristono.

Jokowi menegaskan, jika firasatnya benar dan sama dengan yang dilaporkan oleh Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), maka akan melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, ini merugikan keuangan daerah. "Feeling saya katakan itu dan kepala dinas udah copot, berhentikan. Kalau ini nanti juga sama yang dipaparkan ke kita oleh BPKP ya sudah, saya tinggal ke KPK,"




Sumber: berita jakarta