Selasa, 11 Oktober 2016

Kamis, 06 Oktober 2016

Dinas Kebersihan Duduki Peringkat Teratas Qlue

Dinas Kebersihan DKI Jakarta  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teratas penilaian Qlue, periode Juli-September 2016. Mereka menjadi yang terbaik dengan mencapai 12.798 poin.
" Ranking ini rutin diumumkan setiap periodenya secara terbuka, berdasarkan laporan masyarakat dan tindak lanjut pemerintah dengan penghitungan poin melalui sistem"
Direktur Qlue bidang Produksi, Gerry Mangentang mengatakan, pihaknya rutin melakukan penilaian terhadap kinerja SKPD dan UKPD. Data laporan ranking sebagai salah satu bahan evaluasi kinerja aparat pemerintah.

"Ranking ini rutin diumumkan setiap periodenya secara terbuka, berdasarkan laporan ma
syarakat dan tindak lanjut pemerintah dengan penghitungan poin melalui sistem,"

Berdasarkan data dari Qlue, setelah Dinas Kebersihan, SKPD lain yang juga memiliki nilai teratas adalah Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) dengan nilai 10.710 poin, serta PT Transjakarta dengan nilai 5.970 poin.

Sementara untuk kelurahan yang memiliki nilai tertinggi yakni Kelurahan Koja dengan nilai 71 poin. Disusul oleh Kelurahan Kampung Rawa 71 poin dan Kelurahan Galur 70 poin. Sedangkan untuk kelurahan dengan nilai terendah yakni Kelurahan Duri Kepa 30 poin, Kelurahan Kembangan Selatan 33 poin, dan Kelurahan Roa Malaka 33 poin.

Untuk kecamatan dengan nilai tertatas yakni Kecamatan Johar Baru 66 poin, Kecamatan Cipayung 65 poin, dan Kecamatan Pasar Rebo 65 poin. Sementara kecamatan dengan nilai terendah yakni Kecamatan Grogol Petamburan 39 poin, Kecamatan Penjaringan 41 poin, dan Kecamatan Cengkareng 39 poin.

Pihaknya mencatat urutan kota administrasi dari nilai teratas yakni Jakarta Timur 55 poin, Jakarta Selatan 53 poin, Jakarta Pusat 51 poin, Jakarta Utara 51 poin, dan Jakarta Barat 45 poin.

Gerry menambahkan, data ini didapatkan dari sistem Qlue sesuai dengan formula penilaian dari Jakarta Smart City. Data ini sekaligus untuk memacu kinerja masing-masing SKPD.

"Ini juga ditujukan kepada masyarakat agar dapat memantau, mengawasi, dan menilai kinerja aparat pemerintah terkait pelayanan kepada publik," tandasnya.

Bus Berstandar Dunia Gantikan Angkutan Reguler

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak akan lagi membeli bus Transjakarta bermerek abal-abal. Ke depan, armada bus yang nantinya dibeli berstandar dunia seperti bus lower deck tipe low entry K250 merek Scania.
"Ini bus yang kami harapkan, memiliki standar dunia "
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) rencananya akan membeli 150 unit bus lower deck merk Scania.

"Ini bus yang kami harapkan, memiliki standar dunia. Jakarta nggak pernah punya bus yang standar dunia," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/10).

Ia menjelaskan, bus lower deck yang nantinya dibeli disiapkan untuk menggantikan angkutan umum reguler seperti Kopami, Kopaja, Koantas Bima dan Metromini yang saat ini beroperasi di Jakarta.

"Saya mau Jakarta busnya bagus semua. Jadi orang bule kalau datang ke Jakarta juga kaget. Masa lihat Metromini melulu," ucapnya.

Basuki pun mengajak pengusaha angkutan umum segera bergabung dengan PT Transjakarta agar usaha mereka tetap bisa berjalan.

"Kami minta semua pemegang bus yang lama ikut kami. Kami mau bayar rupiah per kilometer," tuturnya.

Sementara itu, D‏irektur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Budi Kaliwono menuturkan, di tahap awal, bus lower deck akan beroperasi di rute baru. Rute yang disiapkan yakni Taman Surapati-Tugu Tani-Stasiun Juanda-Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Kami sudah siapkan rute untuk lower deck ini,

sumber : beritajakarta

Minggu, 11 September 2016

Presiden dan Wapres Berkurban di Masjid Istiqlal

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat mulai kebanjiran hewan kurban.
" Hewan kurban dari Presiden dan Wakil Presiden baru hari ini tiba"

Salah satunya hewan kurban sumbangan dari Presiden RI, Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla.

"Hewan kurban dari presiden dan wakil presiden baru hari ini tiba pukul 10.00 dan sudah diserahterimakan kepada kami," kata Abu Hurairah Abdul Salam, Sekretaris Panitia Kurban Masjid Istiqlal, Minggu (11/9).

Abu menyampaikan, sapi kurban yang disumbangkan Presiden RI memiliki berat 1,5 ton. Sementara sapi kurban dari Wakil Presiden berbobot 1,3 ton. Sapi tersebut berasal dari Tuban, Jawa Timur dengan usia sembilan tahun.

"Rencananya masyarakat Turki juga akan menyumbang tujuh ekor sapi. Kita juga akan beli lima ekor sapi dari uang hasil sumbangan jemaah," lanjutnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah menerima 10 ekor sapi dan lima ekor kambing kurban dari berbagai elemen masyarakat. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah hingga malam nanti.

Haji Lulung, Semua Bangunan di Bantaran Sungai Diminta Ditata

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana meminta pembebasan lahan di bantaran juga dilakukan bagi pemilik bangunan yang memiliki sertifikat. Sehingga upaya normalisasi kali bisa berjalan maksimal
" Seluruhnya harus dibebaskan, baik yang tanah bersurat atau tidak, ini upaya normalisasi kali harus jalan terus"
"Seluruhnya harus dibebaskan, baik yang tanah bersurat atau tidak, ini upaya normalisasi kali harus jalan terus," ujarnya, Minggu (11/9).

Penataan juga dinilai harus bekerja sama dengan sejumlah kota dan kabupaten mitra kota. Pasalnya aliran air bukan hanya di Jakarta yang memiliki masalah dan hambatan.

"Komunikasi dengan daerah mitra kota harus jalan terus," katanya.

Menurutnya anggaran penanganan banjir di DKI saat ini masih cukup tinggi. Ia berharap anggaran ini terserap dan tepat sasaran.

"Jadi penanganan banjir bisa cepat diselesaikan, anggarannya ada," tandasnya

Masjid Istiqlal Sebar Daging Kurban ke Musala Musala

Panitia Kurban Masjid Istiqlal akan mendistribusikan langsung daging kurban kepada mustahik melalui masjid, musala dan yayasan yang tersebar di Ibukota.
" Prioritas kami yang dekat dengan masjid Istiqlal"
Sekretaris Panitia Kurban Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, sebelum dikurbankan, kesehatan hewan kurban diperiksa kemudian disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH), Pulogadung, Jakarta Timur.

"Setelah disembelih dan dipotong menjadi bagian besar, langsung didistribusikan," katanya, Minggu (11/9).
Abu menjelaskan, pembagian daging kurban diprioritaskan bagi para fakir miskin. Daging kurban sendiri distribusikan langsung ke masjid, musala dan yayasan.

"Prioritas kami yang dekat dengan masjid Istiqlal. Setelah itu baru yang jauh," ujarnya.

Ia mengimbau kepada warga yang ingin mendapatkan daging kurban agar tidak datang ke Masjid Istiqlal. Mengingat, daging kurban dapat diperoleh warga di tempat-tempat yang lebih terjangkau.

"Tahun kemarin ada 6.000 kantong daging kurban. Pada tahun ini kita harapan jumlahnya meningkat bisa 7.000 kantong,"

Ahok Sumbang 55 Ekor Sapi

 Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, menyumbangkan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1437 H. Kali ini, orang nomor satu di Ibukota menyumbangkan sebanyak 7.000 kilogram sapi yang akan dibagikan kepada warga di rumah susun (rusun).


ilustrasi
" Tahun ini sumbang juga. Dibagi semua rusun saya kasih ada 7.000 kilogram"
"Tahun ini sumbang juga. Dibagi semua rusun saya kasih ada 7.000 kilogram," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (9/9).

Basuki mengatakan, setiap satu unit rusun akan diberikan masing-masing satu kilogram daging. Semua sapi akan dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur.

"7.000 kilogram itu kira-kira 55 ekor. Setiap rumah dapat satu kilogram," ujarnya.

Pembagian daging sapi tersebut akan diserahkan kepada Unit Pengelola Teknis (UPT) masing-masing rusun yang ada di Jakarta. Sehingga pembagiannya bisa lebih tertib.

Minggu, 28 Agustus 2016

Ahok Nilai Kawasan Kemang Banyak Salahi Peruntukan

Basuki Tjahaja Purnama menyayangkan kondisi di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang saat ini telah banyak salah peruntukan.
" Makanya ini sangat disayangkan. Itu daerah resapan air"
Kawasan tersebut seharusnya diperuntukkan sebagai daerah resapan air untuk meminimalisir banjir dan genangan di Ibukota.

"Makanya ini sangat disayangkan. Itu daerah resapan air. Tapi keluar kajian-kajian yang menyatakan lokasi bisa dibangun," katanya, Minggu (28/8).

Basuki menegaskan, tidak akan mengeluarkan izin pembangunan apartemen dan bangunan lainnya di kawasan yang berbahaya untuk dibangun. Kawasan seperti itu dinilai lebih baik dibeli Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk dijadikan daerah tampungan air.

"Sebelumnya juga ada yang ingin ajukan pembangunan apartemen di lahan seluas 2 hektare. Kita mau beli lahan tersebut, karena sesuai harga pasar, tapi mereka menolak," ujarnya.

Ia menambahkan tidak bisa menjatuhkan sanksi terhadap bangunan yang sudah berdiri di lahan tak sesuai peruntukan. Pemprov DKI hanya dapat menagih kewajiban yang belum dibayarkan pihak pengembang.

"Tapi nanti akan dipejari lagi izinnya untuk di kawasan Kemang. Karena ini bukan tanggul yang jebol. Tapi dinding rumah mereka yang dibangun persis di bibir kali," tandasnya.

Tembok Jebol Sebab Banjir di Kemang

Banjir yang melanda kawasan Kemang, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8) sore akhirnya surut pada Minggu (28/8) pagi. Banjir disebabkan oleh jebolnya  tembok lima rumah warga yang berdiri di bantaran Kali Krukut.
" Harapan kami, kali segera dinormalisasi. Dan tembok-tembok yang jebol itu segera diperbaiki secara permanen"
"Kemarin banjirnya benar-benar tinggi sampai 1,5 meter dan sangat cepat naik sampai isi rumah tak terselamatkan. Dari jam 15.00 baru surut jam 05.00," ujar Wira (30), warga Kompleks Kemang Jaya RT 07/02, Bangka, Mampang Prapatan.

Dikatakan Wira, satpam di perumahannya sudah mengingatkan warga karena air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 13.00. Namun, setelah pukul 14.00, tinggi air semakin naik hingga 50 sentimeter dan pada pukul 16.00, air sudah masuk ke rumah warga hingga ketinggian satu meter.
Banjir setinggi satu meter itu baru benar-benar surut pada pukul 05.00 dengan dibantu kesigapan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI yang melakukan penyedotan air.
"Harapan kami, kali segera dinormalisasi. Dan tembok-tembok yang jebol itu segera diperbaiki secara permanen," katanya.

Lurah Bangka, Dedih Suhada menambahkan, banjir di wilayahnya ini disebabkan jebolnya lima tembok milik warga yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Krukut.

"Penyebabnya, ada lima tembok warga yang usianya sudah tua ambrol tergerus air Kali Krukut. Sehingga air dengan cepat meluap ke permukiman hingga apartemen dan basement pertokoan," ujar Dedih.
Lima tembok yang jebol itu berada di Taman Kemang RT 14/01, RT 02/10, Jalan Kemang Selatan VIII RT 10/02, Jalan Kemang Selatan X RT 10/02 dan Jalan Kemang Raya RW 01 belakang Hotel Pop.

Pantauan Beritajakarta.com, titik banjir yang sebelumnya berada di Jalan Kemang Selatan VIII, X, XII dan Jalan Kemang Raya sudah terlihat kering sejak siang tadi. Bahkan, meski sore tadi kawasan itu kembali diguyur hujan deras, tidak terlihat genangan di ruas jalan tersebut.

Begitu juga di Jalan Kemang Raya yang sebelumnya ditutup untuk evakuasi mobil di basement gedung Kemang Square, sejak siang sudah kembali dibuka.