Tampilkan postingan dengan label kurban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kurban. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 September 2016

Masjid Istiqlal Sebar Daging Kurban ke Musala Musala

Panitia Kurban Masjid Istiqlal akan mendistribusikan langsung daging kurban kepada mustahik melalui masjid, musala dan yayasan yang tersebar di Ibukota.
" Prioritas kami yang dekat dengan masjid Istiqlal"
Sekretaris Panitia Kurban Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, sebelum dikurbankan, kesehatan hewan kurban diperiksa kemudian disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH), Pulogadung, Jakarta Timur.

"Setelah disembelih dan dipotong menjadi bagian besar, langsung didistribusikan," katanya, Minggu (11/9).
Abu menjelaskan, pembagian daging kurban diprioritaskan bagi para fakir miskin. Daging kurban sendiri distribusikan langsung ke masjid, musala dan yayasan.

"Prioritas kami yang dekat dengan masjid Istiqlal. Setelah itu baru yang jauh," ujarnya.

Ia mengimbau kepada warga yang ingin mendapatkan daging kurban agar tidak datang ke Masjid Istiqlal. Mengingat, daging kurban dapat diperoleh warga di tempat-tempat yang lebih terjangkau.

"Tahun kemarin ada 6.000 kantong daging kurban. Pada tahun ini kita harapan jumlahnya meningkat bisa 7.000 kantong,"

Ahok Sumbang 55 Ekor Sapi

 Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, menyumbangkan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1437 H. Kali ini, orang nomor satu di Ibukota menyumbangkan sebanyak 7.000 kilogram sapi yang akan dibagikan kepada warga di rumah susun (rusun).


ilustrasi
" Tahun ini sumbang juga. Dibagi semua rusun saya kasih ada 7.000 kilogram"
"Tahun ini sumbang juga. Dibagi semua rusun saya kasih ada 7.000 kilogram," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (9/9).

Basuki mengatakan, setiap satu unit rusun akan diberikan masing-masing satu kilogram daging. Semua sapi akan dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur.

"7.000 kilogram itu kira-kira 55 ekor. Setiap rumah dapat satu kilogram," ujarnya.

Pembagian daging sapi tersebut akan diserahkan kepada Unit Pengelola Teknis (UPT) masing-masing rusun yang ada di Jakarta. Sehingga pembagiannya bisa lebih tertib.